PENGENALAN JAVA, STRUKTUR DAN TIPE DATANYA
Pengenalan Java
Dalam Java ada 2 jenis program berbeda, yaitu aplikasi dan applet. Keduanya merupakan bagian dari
execute, dimana
execute merupakan salah satu fase kelima dalam siklus program Java.
Aplikasi adalah program yang biasanya disimpan dan di eksekusi dari komputer lokal.
Applet adalah program yang biasanya disimpan pada komputer yang jauh,yang dikoneksikan pemakai lewat
web browser. Komputer jauh menjalakan
web server yang memberi layanan terhadap permintaan
web browser.
Kebanyakan bahasa pemrograman
modern berdiri di atas
pustaka-pustaka kelas yang telah ada untuk mendukung fungsionalitas
bahasanya. Pada bahasa Java, kelompok-kelompok kelas yang berkaitan erat
dimasukkan dalam satu paket, bervariasi sesuai edisi Java.
Java adalah bahasa yang dapat dijalankan dimanapun dan di sembarang
platform apapun, di beragam lingkungan:
Internet, intranets, consumer electronic products, dan
computer applications. Untuk beragam aplikasi yang dibuat dengan bahasa Java, Java dipaketkan dalam edisi-edisi berikut:
- Java 2 Standar Edition (J2SE), J2SE menyediakan lingkungan pengembangan yang kaya fitur, stabil, aman, dan cross-platform. Edisi ini mendukung konektivitas basis data, rancangan user interface, masukkan/ keluaran (input/ output), dan pemrograman jaringan (network programming), dan termasuk sebagai paket-paket dasar bahasa Java.
- Java 2 Enterpise Edition (J2EE), J2EE menyediakan tempat untuk membangun dan menjalankan multitier enterprise editions. J2EE berisi paket-paket di J2SE ditambah paket-paket untuk mendukung pengembangan Enterprise JavaBeans, Java Servlets, JavaServer Pages, XML, dan kendali transaksi yang fleksibel.
- Java 2 Micro Edition (J2ME), J2ME selain menyedikan bahasa
Java yang sama, unggul dalam portabilitas (kemampuan dapat
dijalankan dimanapun), safe network delivery, seperti J2SE
dan J2EE. Aplikasi-aplikasi dapat diskalakan (dimampukan) agar dapat
bekerja dengan J2SE dan J2EE. J2ME adalah untuk beragam consumer electronic product, seperti pager, smart card, cell phone, handheld PDA, dan set-top box.
Ada 3 kombinasi kunci yang membuat Java menjadi teknologi yang secara
fundamental berbeda dari yang lain, yang ada saat ini. Pertama, semua
orang dapat menggunakan
applet yang kecil, aman, dinamik,
lintas-platform, aktif, dan siap dijalankan di jaringan sejak awal.
Kedua, Java adalah bahasa pemrograman yang ampuh, memiliki kekuatan
desain berorientasi objek dengan sintaks yang sederhana dan mudah
dikenal. Ketiga, Java adalah kumpulan
class object yang ampuh, yang melayani
programmer dengan uraian yang jelas untuk banyak fungsi sistem umum, seperti pembuatan
window, penggunaan jaringan, dan
input/ output.
Beberapa Fitur Penting Dalam Bahasa Java
- Bahasa Sederhana
- Explicit pointer manipulation
- Implicit type casting
- Structures atau union
- Operator overloading
- Templates
- Header files
- Multiple inheritance
Java dirancang untuk mudah dipelajari dan digunakan dengan secara efektif. Java tidak mendukung fitur-fitur rumit seperti:
Rancangan bahasa Java telah berdasar teknologi yang telah terbukti dan dikembangkan di bahasa-bahasa pemrograman lainnya.
- Bahasa berororientasi objek
Java bukan turunan langsung dari bahasa pemrograman manapun, juga
sama sekali tidak kompatibel dengan semuanya. Model objek Java adalah
sederhana dan mudah dikembangkan, namun sejalan dengan itu, nilangan
dan tipe data sederhana lain dianggap sebagai non-objek berkinerja
tinggi.
OOP (object oriented programming) adalah cara ampuh dalam
pengorganisasian dan pengembangan perangkat lunak. Pada OOP, program
komputer sebagai sekelompok objek yang saling berinteraksi.
Objek-objek ini ada secara secara independent yang mempunyai
aturan-aturan berkomunikasi dengan objek lain dan untuk
memerinthakan objek lain guna meminta informasi tertentu atau
meminta objek lain mengerjakan sesuatu.
- Bahasa statically typed
Semua objek dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Melalui fitur ini kode program lebih dapat dioptmasi untuk menghasilkan
program berkinerja tinggi.
- Bahasa dikompilasi
Sebelum menjalankan program di bahasa Java, program dikompilasi menggunakan Java Compiler. Kompilais akan menghasilkan file “bytecode” yang serupa fungsinya dengan file kode mesin. Program “bytecode” yang dihasilkan dapat di eksekusi di sembarang Java Interpreter. Java Interpreter membaca file “bytecode” dan menterjemahkan perintah “bytecode” menjadi perintah-perintah bahasa mesin yang dapat di eksekusi mesin.
- Bahasa yang aman
- Bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java
- Class loader menangani pemuatan kelas Java ke runtime interpreter.
- Manajer keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan
mengendalikan apakah program berhak mengakses sumber daya
seperti sistem file, port jaringan, proses eksternal dan sistem windowing.
- Bahasa dirancang untuk mempersulit eksekusi kode perusak
- Program Java dikompilasi menajdi serangkaian bytecode.
- Java mempunyai pengamanan terhadap applet.
Java menggunakan model pengamanan 3 lapis untuk melindungi sistem dari Untrusted Java Code.
Selain itu Java menyediakan beragam teknik pengaman, yaitu:
- Bahasa indpenden terhadap platform
Platform independence merupakan kemampuan program bekerja di
sistem operasi atau sistem komputer berbeda. Bahasa Java adalah
bahasa yang secara sempurna tidak bergantung platform.
- Bahasa multithreading
Thread adalah menyatakan program komputer melakukan lebih
dari satu tugas di satu waktu yang sama. Java menyediakan kakas
untuk menulis program multithread, program mempunyai lebih dari 1 thread eksekusi pada saat yang sama sehingga memungkinkan program menagani beberapa tugas secara konkuren.
- Bahasa yang didukung garbage collector
Artinya, program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang
tidak digunakan lagi. Fasilitas ini mengurangi beban pengelolaan memori
oleh pemrogram dan mengurangi atau mengeliminasi sumber kesalahan
terbesar yang terdapat di bahasa yang memungkinkanalokasi dinamis.
- Bahasa yang tegar
Java interpreter memeriksa semua akses sistem yang
dilakukan. Program java tidak dapat menyebabkan crash terhadap
sistem. Java mempunyai mekanisme exception handling yang ampuh. Exception-handling
menyediakan cara untuk memisahkan antara bagian penanganan
kesalahan dengan bagian kode normal sehingga menuntun ke struktur
kode program yang lebih bersih dan menjadikan aplikasi lebih tegar.
Token
Dalam Java ada yang dikenal dengan istilah
token.
Token merupakan elemen terkecil di program yang mempunyai arti bagi
kompilator. Kompilator bertugas membaca karakter-karakter di kode sumber
dan menerapkan aturan-aturan secara progresif menjadi potongan lebih
besar seperti
identifier, ekspresi, kalimat, dan kelas. Token Java dibagi 5, yaitu:
- Identifier
- Keyword
- Literal
- Operator
- Separator
Identifier
Identifier adalah token yang merepresentasikan nama. Dalam Java,
identifier adalah nama yang diberikan untuk variable, class, atau method.
Identifier boleh dimulai dengan huruf, underscore (_) atau tanda dollar ($).
Identifier adalah
case sensitive (membedakan huruf besar/ kecil) dan tidak ada batas maksimum.
Contoh :
username
user_name
_sys_var1
$change
keyword
Keyword (kata kunci) adalah
dentifier yang digunakan dalam Java untk suatu tujuan khusus. Daftar
keyword Java sebagai berikut:
abstract, Boolean, Break, Byte, byvalue, Case, Catch, Char,
Class, Const, continue, default, Do, double, else, extends, false,
final, finally, float, for, goto, if, implements, import, instanceof,
In, Interface, Long, Native, New, Null, Package, private, protected,
public, return, short, static, Super, Switch, synchronized, This,
threadsafe, throwm Transient, True, Try, Void, while.
Literal
Penulisan besaran untuk variabel adalah penting, literal Java terdiri
dari angka, karakter, dan string. Angka terdiri dari bilangan bulat (
integer), bilangan mengambang (
floating point), dan
boolean. Nilai
boolean untuk
true dan
false direpresentasikan sebagai 1 dan 0.
Operator
Operator menspesifikasikan evaluasi atau komputasi terhadap objek.
Operan yang dioperasikan dapat berupa literal, variabel, atau nilai yang
dikirim oleh metode atau fungsi.
Separator
Separator digunakan untuk menginformasikan ke komplator Java
mengenai adanya pengelompokkan di kode program. Berikut daftar
separator yang digunakan dalam Java:
| Simbol |
Nama |
Penggunaan |
| ( ) |
Kurung |
Untuk menghimpun parameter dalam definisi dan pemanggilan method,
juga digunakan untuk menyatakan tingkat pernyataan, menghimpun
pernyataan, untuk pengaturan alur program, dan untuk menyatakan tipe
cast (cast types) |
| { } |
Kurung Kurawal |
Untuk menghimpunnilai yang otomatis dimasukkan ke dalam array, digunakan juga untuk mendefinisikan blok program, untuk cakupan class, method, dan lokal. |
| [ ] |
Kurung Kurawal |
Untuk menyatakan tipe array dan untuk membedakan nilai array. |
| ; |
Titik Koma |
Pemisah Pernyataan. |
| , |
Koma |
Pemisah urutan identifier dalam deklarasi variabel. |
| . |
Titik |
Untuk memisahkan nama paket dari sub-paket dan class dan untuk memisahkan variabel atau method dari variabel referensi. |
Struktur Program Java
Penulisan program Java dapat dilakukan pada semua teks editor yang paling disukai baik itu editor handal semacam
eclipse dan
netbeans ataupun editor simpel seperti
editplus, dan
crimson.
Dalam pembuatan program java yang harus diperhatikan dalam pembuatan
program java adalah penulisan huruf besar dan kecil karena java memiliki
sifat
Case Sensitive. Berikut adalah bentuk umum dari penulisan program Java:
Pertama dalam program Java minimal terdapat sebuah
class, dimana nama dari
class tersebut diusahakan sama dengan nama file Java (arti dari
class akan dijelaskan pada pertemuan selanjutnya), dan setiap class harus dibuka dengan tanda �{� dan ditutup dengan tanda ‘}’.
Contoh :
class bow{
(isi dari class)
} Selanjutnya faktor utama lainnya yang wajib dimiliki dari sebuah program Java adalah harus memilik sebuah fungsi utama
main().
Fungsi dari main() adalah dijadikan sebagai awal pengeksekusian
aplikasi Java, kode (code) yang terdapat pada metode inilah yang akan
dieksekusi pertama kali.
Contoh :
class bow{
public static void main(String[] args)
{
(tulis code/ program disini)
}
} Metode
main() didefinisikan sebagai
public static void, berikut penjelasannya
- public, berarti metode ini dapat dipanggil dari luar class
- static, menunjukkan metode ini bersifat sama untuk semua class
- void, berarti metode ini tidak mengembalikan nilai.
- Argument args[] adalah array objek string argument baris-baris perintah
Didalam penulisan program Java kita dapat membuat sebuah komentar,
ada dua jenis tipe komentar pada Java, yang pertama menggunakan pasangan
simbol /* dan */. Semua tulisan yang berada dalam tanda tersebut akan
diperlakukan sebagai komentar. Yang kedua menggunakan awalan simbol
‘//’, jadi semua tulisan sesudah tanda ini dan berada pada baris yang
sama dianggap komentar.
Program Java Sederhana
Contoh :
class Hello {
public static void main(String[] args)
{
System.out.println("Hello World!");
}
}
Pembahasan ringkas :
- Kata kunci public disebut access modifier yang mengendalikan ketampakkan terhadap bagian-bagian program yang lain dalam menggunakan kode ini.
- Kata kunci class, segala sesuatu di program Java adalah berada di
dalam suatu kelas. Berkenaan dengan contoh program sederhana diatas,
nama class-nya adalah Hello.
- Setelah kata kunci class adalah nama kelasnya. Nama
kelas harus dimulai dengan huruf, setelah itu boleh kombinasi huruf
dan angka. Dalam penamaan kelas tidak boleh menggunakan kata yang
dicadangkan (reserved word yang kebanyakan merupakan kata
kunci). Konvensi untuk penamaan kelas adalah kata benda dimulai
dengan huruf capital (besar) di awal kata yang berarti.
- Class tersebut memiliki fungsi main() dengan parameter variabel args dengan tipe array dari String. Fungsi main ini yang akan mengeksekusi statement System.out.println (“Hello World!”); untuk menampilkan kata Hello World! ke console.
- Pasangan kurung kurawal merupakan awal dan akhir badan dari metode. Di Java tiap kalimat harus diakhiri dengan titik koma (; semicolon). Ekspresi diatas memanggil fungsi atau metode println() di objek out yang berada di objek System. Objek out merupakan standar output. Sementara kelas System adalah kelas yang melindungi atau mengkapsulkan seluruh fungsionalitas sistem.
Variabel, Tipe Data, Dan Operator
Variabel
Di Java setiap variabel memiliki sebuah tipe data, Untuk membuat
sebuah variabel, pertama kita tempatkan tipe dari variabel itu dan
diikuti oleh nama dari variabel yang akan dibuat.
Contoh :
double gaji;
int hariKerja;
long jumlahPenduduk;
char c;
boolean udah;
Setiap pendeklarasian sebuah variabel harus diakhiri dengan
sebuah semicolon �;�. Semicolon dibutuhkan karena pendeklarasian sebuah
variabel adalah sebuah statement di Java.
Berikut ini aturan-aturan dalam membuat variabel pada Java :
- Nama dari sebuah variabel harus dimulai dengan sebuah huruf dan selanjutnya dapat diikuti dengan huruf atau angka.
- Huruf yang bisa digunakan adalah dari ‘A’�’Z', ‘a’�’z', angka dri
1-9 dan juga simbol ‘_’ dan �$� , Untuk simbol lain dan spasi tidak
dapat digunakan.
- Dalam penamaan variabel juga tidak diperkenankan menggunakan reserved word dari Java.
Dalam pendeklarsian variabel kita juga bisa menyatukan dua variabel dalam pendeklarasiannya
Contoh :
int i, j;
long y,x;
char a,b;
Sebuah variabel dapat diberikan nilai awal setelah atau pada saat dideklarasikan
contoh :
int nilai;
nilai=10;
atau
int nilai=10;
Sebuah variabel dapat juga bertukar nilai atau saling memberi dengan variabel lainnya
contoh :
int nilai1=10;
int nilai2;
nilai2=nilai1;
Tipe Data
Tipe data mendefinisikan metode penyimpanan untuk mereperesentasikan
informasi dan cara informasi diinterprentasikan. Tipe data berkaitan
erat dengan penyimpanan variabel di memori karena tipe data variabel
menentukan cara kompilator menginterpretasikan isi memori. Tipe data
dalam Java dibagi 2 kategori:
- Sederhana, Tipe data sederhana merupakan tipe inti. Tipe sederhana
ini tidak diturunkan dari tipe lain. Tipe ini sering disebut
juga dengan tipe primitive. Terdapat 8 tipe tipe sederhana dan
dipisahkan dalam 4 kelompok:
- Empat tipe adalah untuk bilangan bulat (integer) bertanda: byte, short, int, dan long.
- Dua untuk tipe angka titik mengambang (floating point) atau bilangan pecahan: float dan double.
- Satu untuk tipe karakater yaitu char, mewakili simbol pada himpunan karakter seperti tulisan dan angka.
- Satu untuk tipe Boolean, merupakan tipe khusus untuk menunjukkan besaran logika (nilai-nilai logika).
- Komposit, Tipe data komposit disusun dari tipe data sederhana atau
tipe komposit lain yang telah ada. Tipe ini antara lain: string, array, class, dan interface.
Byte
byte adalah tipe 8-bit bertanda. Sebaiknya digunakan jika kita menangani aliran-aliran byte asing dari
network atau file. Variabel byte dideklarasikan dengan kata kunci
byte. Contohnya, dibawah ini adalah deklarasi 2 variabel
byte yang diberi nama b dan c. Variabel c dinisialisasi dengan nilai 0×55.
byte b;
byte c = 0x55;
Short
short adalah tipe 16-bit bertanda. Tipe ini mungkin merupakan tipe yang paling jarang digunakan karena bersifat
big-endian (pengurutan byte), format data bitatas di depan, sehingga tidak mungkin diolah pada mesin-mesin
little-endian seperti PC (
Personal Computer). Saat ini, komputer 16-bit umum digunakan dalam industri
video-game, dalam hal ini kita tidak banyak berurusan dengan besaran-besaran variabel
short. Berikut beberapa contoh deklarasi variabel
short:
short s;
short t = 0x55aa;
Integer
Integer adalah tipe yang paling banyak digunakan pada program. Program Java terdapat 5 integer, yaitu:
| Tipe |
Ukuran |
Range |
| byte |
8 bit |
-128 s/d 127 |
| short |
16 bit |
-32768 s/d 32767 |
| int |
32 bit |
-2147483648 s/d 2147483647 |
| long |
64 bit |
-9223372036854775808 s/d 9223372036854775807 |
| char |
16 bit |
0 s/d 65535 |
Tipe
Char dapat dipandang sebagai bilangan bulat yang mengkodekan karakter
Unicode. Pada kebanyakan situasi tipe
int paling banyak digunakan. Untuk bilangan besar, maka digunakan tipe
long. Tipe
byte dan
short terutama digunakan untuk aplikasi khusus seperti penanganan file level rendah atau array besar yang disimpan tempat kecil.
int adalah tipe 32-bit bertanda. Tipe ini paling
banyak digunakan untuk menyimpan besaran integer sederhana, karena
nilainya dapat mencapai triliyunan.
int sangat baik digunakan untuk pertambahan
array dan pencacahan. Contoh deklarasi variabel
int:
int i;
int j = 0x55aa0000;
Long
long adalah tipe 64-bit bertanda. Ada beberapa kasus dimana
int
tidak cukup besar untuk menampung nilai yang diinginkan. Ketika
menghitung pernyataan integer dengan bilangan yang cukup besar, operasi
perkalian dapat menghasilkan bilangan ribuan triliyun. Dalam kasus
seperti ini, kita membutuhkan tipe
long. Berikut contoh deklarasi variabel
long:
long m;
long n = 0x55aa000055aa0000;
Jalannya program Java bebas menggunakan ukuran berapapun untuk
variabel yang diperlukan selama tipe bersifat seperti yang
didefinisikan.
Karakter (Char)
Pada Java, tipe integer terkecil adalah
byte yang menyimpan besaran 8-bit yang biasa ditemukan pada variabel
char di pemrograman C dan C++. Karena Java menggunakan
Unicode untuk merepesentasikan karakter pada
string, maka tipe
char menjadi 16-bit tidak bertanda dan digunakan untuk menyimpan puluhan ribu karakter dari kumpulan karakter
Unicode international. Tidak ada
char
negatif. Kumpulan karakter standar yang dikenal sebagai ASCII hanya
meliputi rentang nilai dari 0 sampai 127 dan memiliki pengembangan
kumpulan karakter 8-bit, ISO-Latin-1 dari 0 sampai 255.
Pertama kali memang terlihat sebagai pemborosan menggunakan sampai
16- bit untuk tiap karakter, karena kita telah terbiasa menggunakan
huruf A sampai Z dan beberapa karakter ASCII lainnya. Tetapi untuk
jangka panjang, program-program aplikasi akan lebih dihargai diluar
negara berbahasa Inggris karena kemampuan ini. Unicode merupakan
penyatuan lusinan kumpulan karakter termasuk Latin, Yunani, Arab,
Cyrillic (Rusia), Hebrew (Israel), Katakana (Jepang), Hangul (Korea),
dan lainlain. Informasi lebih lengkap tentang Unicode daapt dilihat di
http://www.unicode.org dan http://www.stonehead.com/unicode.html.
Berikut beberapa contoh deklarasi variabel
char:
char c;
char c2 = 0xf132;
char c3 = �a�;
char c4 = �n�;
Meskipun
char tidak digunakan sebagai integer, kita
dapat mengoperasikannya sebagai integer. Berikut contoh yang kita mulai
dari karakter awal dan menambahkan integer yang merepresentasikan digit
yang kita inginkan:
int three = 3;
char one = �1�;
char four = (char) (three + one);
Variabel
four akhirnya berisi karakter �4�. Perhatikan bahwa
one pada pernyataan tersebut dinaikkan menjadi
int, sehingga dibutuhkan cast untuk mengembalikan besaran menjadi
char sebelum dimasukkan ke dalam
four.
Floating-Point
Bilangan pecahan (
floating-point) atau lebih dikenal sebagai
bilangan riil pada bahasa pemrograman lain, digunakan pada fungsi
perhitungan yang membutuhkan ketelitian pecahan. Contoh penggunaaanya
seperti perhitungan yang rumit, yaitu akar kuadrat atau fungsi
transendental seperti
sinus dan
cosinus. Java mengimplementasikan standar himpunan tipe (IEEE-754) dan operator bilangan pecahan. Terdapat 2 tipe
floating point, yaitu:
| Tipe |
Ukuran |
Range |
| float |
32 bit |
3.4E-038 s/d 3.4E+038 |
| doublet |
64 bit |
1.7E-308 s/d 1.7E+308 |
Float
Dispesifikasikan dengan kata kunci
float,
menggunakan 32-bit untuk menyimpan nilai. Ketelitian tunggal diolah
lebih cepat pada sejumlah prosesor dan hanya mengambil ruang
setengahnya, tetapi akan mulai tidak teliti jika nilai yang diolah
terlalu besar atau terlalu kecil. Perhitungan sederhana yang membutuhkan
hanya sedikit ketelitian pecahan, misalkan perhitungan total suatu
besaran, dimana kita hanya membutuhkan ketelitian sepersepuluh, dapat
direperesentasikan dengan tepat, yaitu dengan
float. Berikut contoh deklarasi variabel
float:
float f;
float f2 = 3.14f;
Double
Dinyatakan dengan kata kunci
double, menggunakan 64-bit untuk menyimpan nilai. Semua fungsi matematis transcendental, seperti
sin, cos, dan
sqrt, menghasilkan besaran
double. Jika kita ingin menjaga ketelitian sampai banyak perulangan perhitungan atau mengolah bilangan besar,
double adalah pilihan terbaik. Berikut contoh deklarasi variabel
double:
double d;
double pi = 3.14159365358979323846;
Boolean
Java memiliki tipe data sederhana untuk besaran logika yang disebut
boolean. Tipe ini hanya dapat memiliki 2 kemungkinan nilai, yaitu
true atau
false.
Tipe inilah yang dikeluarkan oleh semua operator perbandingan, seperti
(a < b). Boolean juga merupakan tipe yang dibutuhkan oleh semua
operator pengatur alur bersyarat, seperti
if, while, dan
do. Berikut deklarasi variabel
boolean:
boolean done = false;
Array
Array adalah kelompok variabel dengan tipe sejenis dan dinyatakan dengan nama yang sama. Dengan kata lain,
array merupakan tipe khusus yang menyatukan sekelompok variabel dengan tipe yang sama.
Jika kita ingin mendeklarasikan
array 12 buah integer, kita menciptakan tipe baru, yaitu �array of int�. Contoh berikut ini menunjukkan deklarasi variabel
month_days dengan tipe �array of int�:
int month_days [];
Operator
Pada sub bab sebelumnya telah dijelaskan secara singkat mengenai
operator. Operator dapat diartikan juga simbol yang biasa digunakan
dalam menulis suatu pernyataan dalam bahasa pemrograman. Operator akan
melakukan suatu operasi terhadap operand sesuai dengan fungsinya,
seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan sebagainya.
Operator di Java ada 7 macam, yaitu :
- Operator penugasan
- Operator matematika
- Operator penaikan dan penurunan
- Operator bitwise ( manipulasi bit ) tidak dibahas
- Operator relasional
- Operator logika Boolean
- Operator majemuk
Operator Penugasan
Operator ini yang paling sederhana dan hanya dilambangkan dengan
karakter � = �. Operator ini digunakan untuk menugaskan suatu nilai ke
suatu variabel. Contoh:
Uniknya, operator ini dapat digunakan secara berantai. Contoh:
int a,b,c;
a = b = c = 99; |
Operator Matematika
Operator ini digunakan dalam ekspresi matematika. Operator matematka yang dikenal dalam Java adalah sebagai berikut:
| Operator |
Keterangan |
Contoh |
Hasil |
| + |
Penjumlahan |
4 + 5 |
9 |
| - |
Pengurangan |
9 � 2 |
7 |
| * |
Perkalian |
3 * 4 |
12 |
| / |
Pembagian |
9 / 3 |
3 |
| % |
Modulus ( sisa bagi ) |
7 % 2 |
1 |
Operator matematika hanya dapat digunakan dengan operan bertipe
bilangan, baik bilangan bulat maupun pecahan, serta tipe data char yang
merupakan pengecualian. Tipe data char menyimpan informasi karakter
dengan menggunakan bilangan yang merepresentasikan karakter tersebut.
Contoh:
int x = 10;
int y = 2;
int z = x * y; |
char x = �a�;
z = x * 10; |
|
Dalam Unicode, karakter �a� direpresentasikan dengan angka desimal 97. Sehingga
: z = x * 10;
pada kondisi ini adalah sama dengan:
z = 97 * 10; |
|
Operator Penaikan dan Penurunan
Operator ini digunakan untuk menaikkan atau menurunkan suatu nilai
integer (bilangan bulat) sebanyak satu satuan dan hanya dapat digunakan
pada variabel. Operator�operator tersebut adalah
| Operator |
Keterangan |
| ++ |
Penambahan dengan nilai satu |
| – |
Pengurangan dengan nilai satu |
Operator ini dapat ditempatkan sebelum atau sesudah variabel. Jika
ditempatkan sebelum variabel, maka variabel tersebut akan dikurangi/
ditambah dengan 1 sebelum di operasikan. Sebaliknya, jika operator ini
diletakkan sesudah variabel, maka variabel tersebut akan di operasikan
terlebih dahulu dan kemudian di tambahkan/ dikurangi dengan 1. Contoh
penggunaannya :
x = x + 1; dapat ditulis menjadi x++; atau ++x;
y = y � 1; dapat ditulis menjadi y–; atau –y; |
int x = 10;
int y , z;
y = ++x;
z = x++; |
|
| Variabel y mendapatkan nilai dari nilai x
yang ditambahkan dengan 1 terlebih dahulu, sehingga nilai y adalah 11.
Variabel z mendapatkan nilai dari nilai x yang belum ditambahkan
dengan 1terlebih dahulu, sehingga nilai z adalah 10. |
|
Operator Relasional
Operator ini digunakan untuk membandingkan dua buah nilai operand dan menghasilkan nilai Boolean, yaitu
true atau
false. Berikut ini operator relasional dalam Java:
| Operator |
Keterangan |
| == |
Sama dengan ( membandingkan, bukan penugasan ) |
| != |
Tidak sama dengan |
| > |
Lebih besar dari |
| < |
Lebih kecil dari |
| >= |
Lebih besar dari atau sama dengan |
| <= |
Lebih kecil dari atau sama dengan |
Operator ini banyak digunakan sebagai kontrol alur eksekusi program seperti dalam pernyataan
if, while, do, for, dan lain-lain. Contoh penggunaan :
|
|
| Jika nilai x lebih dari 10 maka akan mengeksekusi operasi dibawahnya, yaitu nilai x menjadi 0. |
|
Operator Logika Boolean
Operator ini hanya digunakan untuk melakukan operasi pada operand yang bertipe boolean. Berikut daftar operator logika boolean :
| Operator |
Keterangan |
| & |
Logika AND |
| | |
Logika OR |
| ^ |
Logika XOR |
| ! |
Logika NOT |
| && |
Short circuit Logika AND |
| || |
Short circuit Logika OR |
| == |
Logika sama dengan ( membandingkan, bukan penugasan ) |
| != |
Logika tidak sama dengan |
Berikut contoh penggunaan operator logika boolean :
If(x!=0 && y>=10)
{
z = 15;
} |
|
| Menggunakan short circuit AND (&&).
Jika Boolean x!=0 bernilai false, maka Boolean y>=10 tidak akan
dieksekusi. Jika Boolean x!=0 bernilai true, maka Boolean y>=10
dieksekusi. Jika keduanya bernilai true, maka akan mengeksekusi
statement dibawahnya, yaitu memasukkan nilai 15 ke variabel z. |
|
If(x!=0 & y>=10)
{
z = 15;
} |
|
| Menggunakan logika AND (&).
Mengeksekusi semua ekspresi yang terlibat. Boolean x!=0 dan y>=10
pasti dieksekusi. Jika keduanya bernilai true, maka akan mengeksekusi
statement dibawahnya, yaitu memasukkan nilai 15 ke variabel z. |
|
Operator Majemuk
Operator ini merupakan gabungan dari operator yang telah dibahas
sebelumnya dengan operator penugasan. Berikut operator majemuk pada Java
yang dipelajari:
| Operator |
Keterangan |
| + = |
Logika AND |
| - = |
Logika OR |
| * = |
Logika XOR |
| / = |
Logika NOT |
| % = |
Short circuit Logika AND |
Berikut contoh penggunaannya:
hasil += 10; memiliki arti yang sama dengan hasil = hasil + 10;
hasil -= 20; memiliki arti yang sama dengan hasil = hasil – 20;dan seterusnya. |
Contoh Program 1
class test2 {
public static void main (String args []) {
int a = 2;
int b = 1; int c = 3; a += 5; b *= 4; c
+= a * b; c %= 6*a; System.out.println("a = " + a);
System.out.println("b = " + b); System.out.println("c = " +
c); }
class test2 {
Output Program 1
a = 7
b = 4
c = 31